…" Tambahkanlah Iman kami"…

Tumben-tumbernya Ke gereja Minggu pagi tadi jam 6.30 am, pas kotbah melek-semelek2nya. Biasanya dah ngangguk2, alias ketiduran..secara pagi2 gitu lhoo… Dan hasil dari melek tadi, gw bisa dengan konsen mendengar kotbah pastor Laurenzi SX dengan jelas, menarik dan sangat simple itu…..

Kotbah Pastor kali ini mengenai bacaan hari ini yang memang menjadi highlight adalah “IMAN” (Lukas 17:5-10). Pastor sangat jelas berbicara tentang Iman dengan berbagai macam analogi. Sangat mudah sekali diserap oleh umat yang masih bingung tentang apa Iman itu.

Pertama, Iman dianalogikan sebagai “Indera”.
Kalau kelima Indera yang kita punya bisa digunakan untuk melihat, mendengar, merasakan, menecap dan membau. Sedangkan “Indera” Iman ini, untuk melihat, mendengar, merasakan akan “dunia” Tuhan. Jadi untuk mengenal lebih jauh tentang Tuhan, tentu kita memerlukan Iman sebagai sarana penghubung/kontak.

 Kedua, Pastor mengambil contoh sewaktu beliau berkarya di daerah sumatera, di sungai Siak yang merupakan jalur penghubung, dan berada dalam jalur pelayaran internasional juga antar propinsi. Dan dulu kalau malam hari keadaan di sekitar sangat gelap. Sehingga banyak kapal-kapal kecil yang tidak memiliki alat penerang harus terpaksa berhenti dan menepi, menunggu datangnya fajar di esok hari. Sedangkan Untuk kapal-kapal tanker besar yang memiliki radar dengan lampu sorot yang terang dapat terus berjalan tanpa adanya hambatan. Jadi Iman diumpakan sebagai “cahaya penerang” untuk terus “melihat” apa yang ada di depan kita, apa yang ada di dalam Tuhan. Tanpa Iman, kita bagaikan kapal-kapal yang hanya melihat dalam kegelapan.

 Ketiga, Iman diumpamakan sebagai pohon yang memiliki “akar yang dalam”, sehingga ada topan badai menerpa, pohon tak akan goyah. Demikian pula dengan Iman, apabila kita dihadapkan dalam pencobaan apapun, tapi kita memiliki Iman yang kuat dan “dalam” akan Tuhan, kita tak akan goyah dan jatuh di dalam dosa.

 Keempat, Pastor bercerita kereta gantung penghubung antara area luar tambang dengan goa tambang di suatu daerah yang mengalami kecelakaan sehingga benar-benar terputus dengan “dunia” luar. Disini Iman disamakan sebagai rail/tali pengikat/ penghubung antara diri kita dengan Tuhan. Tanpa tali pengikat itu kita tak akan “terhubung” dan sampai kepada pemahaman tentang ke-Allah-an.

Jadi bila kita mempunyai Iman, setia kepada Iman, dan percaya akan Iman kita, kita akan selalu mengerti & juga setia, percaya kepada Tuhan Allah kita.
Iman & Perbuatan memang keduanya sangat penting, tetapi Iman tetap di tempat utama. Yang berarti kita diselamatkan pertama-tama karena Iman, baru sesudah itu dia harus hidup baik supaya keselamatan yang sudah diperolehnya itu tetap dimilikinya.

 Tthanks to pastor Laurenzi yang sudah mengungkapkan Iman secara mudah dan jelas….

“Ya Tuhan, Tambahkanlah Iman kami kepadaMu, agar kami tetap setia dan percaya kepada Engkau…”
Amin..

 

Lukas 17:5-10

…Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: “Tambahkanlah iman kami!”
Jawab Tuhan: “Kalau sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja, kamu dapat berkata kepada pohon ara ini: Terbantunlah engkau dan tertanamlah di dalam laut, dan ia akan taat kepadamu.” “Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan! Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum. Adakah ia berterima kasih kepada hamba itu, karena hamba itu telah melakukan apa yang ditugaskan kepadanya? Demikian jugalah kamu. Apabila kamu telah melakukan segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu, hendaklah kamu berkata: Kami adalah hamba-hamba yang tidak berguna; kami hanya melakukan apa yang kami harus lakukan.”….

13 thoughts on “…" Tambahkanlah Iman kami"…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s